Disertasi (fulltext) yang berjudul: Pengaruh Kemiripan Persepsi, Kemiripan Demografis Atasan-Bawahan, Kualitas Hubungan Atasan-Bawahan, Kepuasan Kerja, dan Komitmen Karyawan terhadap Peringkat Prestasi Kerja

Oleh: DR. Dwi Suryanto ( www.pemimpin-unggul.com )

Sebenarnya agak lama saya mempertimbangkan pertanyaan ini, "akankah saya muat seluruh isi disertasi yang saya tulis atau hanya ringkasan saja?"

Ketika saya menengok di Unpad begitu banyak disertasi atau tesis yang begitu merana karena tidak pernah disentuh orang, apalagi dibaca. Terus apa gunanya naskah ilmiah itu disusun bertahun-tahun jika tidak untuk dibaca dan dimanfaatkan orang lain?

Apakah cukup naskah itu merana kesepian karena ia tidak disentuh, dibuka, dikunyah, bukan saja oleh calon doktor atau calon magister, tapi juga oleh siapa saja yang membutuhkan. Tidak cukup. Naskah itu harusnya bertebaran, membanjiri, membludaki saluran-saluran internet di Indonesia.

Seharusnya naskah-naskah itu hadir nomor satu untuk tiap topik apa pun yang dicari di Google atau Yahoo. Jika itu terjadi, ilmu akan tersebar, kebijaksanaan akan menular, dan siapa tahu, bangsa Indonesia bisa maju dari kejumudan pemikiran yang demikian mencengkeram kita semua, termasuk juga pemikiran para pejabatnya dan anggota dewannya...

Tanpa berpretensi apa-apa, disertasi saya akan saya buka kepada seluruh insan pencinta internet di mana saja. Ketika saya menulis pengantar ini, seolah saya mendengar naskah saya membisikkan penuh haru, "Dwi, mengapa tidak dari dulu engkau hadirkan aku di internet. Aku sungguh rindu menyapa para pembacaku...apa pun komentar mereka, aku tidak peduli. Paling tidak aku bisa memberi setitik warna pada perkembangan ilmu di tanah air tercinta ini...Segera saja tuliskan...jangan terlalu lama..."

Ya, saya akan mengcopy dan mempastekan halaman-halaman itu dalam web ini. Sengaja saya akan tulis per file hanya berisi dua halaman disertasi dengan harapan pembaca bisa membaca halaman demi halaman dengan mudah dan nyaman...

Halaman ini merupakan daftar isi dari disertasi itu. Jadi ketika anda 'tersesat' dalam membuka-buka halaman, anda tinggal masuk ke Home dan terus masuk ke daftar isi ini, niscaya anda akan bisa mengikuti disertasi ini dengan mudah.

Pembaca, mohon sabar, disertasi ini total halamannya 236 (tanpa kata pengantar dan daftar pustaka) yang berarti cukup membutuhkan waktu untuk menyusunnya di sini. Jadi ketika anda baru hadir dan melihat hanya belasan halaman, sabar saja. Niscaya seluruh naskah akan hadir dalam web ini.

Selamat membaca, dan jangan lupa 'share' juga web ini kepada rekan-rekan anda. Terima kasih, jabat tangan erat - Dwi Suryanto

Latar Belakang Penelitian (hal 1-2)
Reposisi (Repositioning), diterapkan guna menegaskan kembali arah..(hal 3-4).

Dalam anggaran fiskal tahun 2002, USPS memproyeksikan bahwa biaya-biaya akan naik sebesar 3,2 persen (hal 5-6)

SDM, sejak lahirnya sampai ia meninggal, mengalami proses nilai tambah pribadi (hal 7-8)...

Hubungan atasan-bawahan ini oleh Fiedler (dalam Brown; 2001) ...(hal 9-10)

Interaksi yang sukses (successful interaction) antara atasan dan bawahan adalah kunci dari berfungsinya organisasi (Graen & Uhl-Bien; 1995) (hal 11-12)

Teori Hubungan Atasan-Bawahan (Leader-Member Exchange) (hal 13-14)

Memiliki karyawan yang memiliki komitmen tinggi merupakan aset yang sangat berharga...(hal 15-16)

Atasan dapat sangat dekat dengan beberapa bawahan yang disebut in-group...(hal 17-18)

Teori pertukaran sosial - social exchange (hal 19-20)

Kualitas hubungan atasan-bawahan berhubungan dengan variabel sikap dan kinerja karyawan (hal 21-22)

Mengetahui pengaruh kemiripan persepsi dan kemiripan demografis (hal 23-24)

Globalisasi dunia bisnis mengubah hakekat bisnis di banyak bidang (hal 25-26)

Pemimpin yang mahir secara politik...(hal 27-28)

Pemimpin sekarang ini menghadapi persaingan global yang hebat(hal 29-30)

Gaya kepemimpinan berupa perintah (directing leadership style) dipakai...(hal 31-32)

Komunikasi kepada karyawan sangatlah penting (hal 33-34)

Sukses dari bisnis yang berskala global tergantung kepada manajemen (hal 35-36)

Hubungan Atasan-Bawahan (hal 37-38)

Mentor juga melaporkan adanya rasa lebih puas (hal 39-40)

Kelompok kerja memungkinkan terjadinya pemeliharaan komunikasi pada hubungan atasan – bawahan (hal 41-42)

Wanita pada dasarnya lebih empati (hal 43-44)

Guanxi memiliki dampak terhadap persepsi kualitas hubungan (hal 45-46)

LMX dan kinerja memiliki hubungan erat (hal 47-48)

Adanya hubungan antara LMX dengan kemiripan perasaan positif, kinerja dan delegasi...(hal 49-50)

Wanita bawahan secara signifikan memiliki korelasi LMX yang lebih tinggi (hal 51-52)

LMX secara signifikan berhubungan positif dengan kepemimpinan transformasional (hal 53-54)

Machiavellianisme sebagai karakteristik pribadi, tidak akan membantu seseorang menanjak dalam tangga organisasi. (hal 55-56)

Wanita kurang komit terhadap organisasi dibanding pria. (hal 57-58)

Pangkat seseorang dan masa kerja di perguruan tinggi adalah prediktor dari keseluruhan tingkat kepuasan kerja karyawan. (hal 59-60)

Komitmen (hal 61-62)

Etika ini juga melintas agama, termasuk Islam (hal 63-64)

Komitmen adalah sangat kuat dalam memprediksi beberapa hasil (kepuasan bekerja dan niat untuk keluar)...(hal 65-66)

Komitmen dapat bertahan terhadap pengaruh dan perubahan (hal 67-68)

Kepuasan dalam bekerja merupakan penyebab komitmen pada organisasi (hal 69-70)

Karyawan dengan komitmen karir yang tinggi akan mempertimbangkan untuk keluar dari organisasi (hal 71-72)

Karyawan dapat berkomitmen secara berbeda terhadap pekerjaan, manajemen puncak, atasan, rekan kerja dan pelanggan (hal 73-74)

Perilaku yang berkorelasi negatif dengan continuance commitment adalah absensi (hal 75-76)

Penilaian Prestasi Kerja (hal 77-78)

Perekat yang mengikat pengembangan karir dan sistem pengupahan adalah penilaian prestasi kerja (hal 79-80)

kualitas manajerial adalah sebagai prakondisi terhadap peningkatan kinerja administratif dan kepercayaan di pemerintahan (hal 81-82)

Penilaian prestasi kerja secara langsung berkontribusi pada keseluruhan kinerja organisasi (hal 83-84)

Penerapan Umpan balik 360 derajad meliputi perbaikan tim kerja, mempertinggi keahlian manajemen dan orientasi tugas (hal 85-86)

Dalam hubungan kerja dengan bawahannya, atasan memiliki harapan-harapan terhadap bawahannya (hal 87-88)

Penilaian kinerja ternyata tidak bebas dari prasangka dan ras (hal 89-90)

etepatan penilaian, pelatihan penilaian yang dilakukan di tempat kerja jauh lebih unggul dibanding dengan pelatihan formal atau pelatihan di kelas (hal 91-92)

Faktor penting dalam proses kepemimpinan adalah hubungan yang dimiliki oleh pemimpin dengan individu bawahannya (hal 93-94)

proses penyusunan peran terjadi melalui tiga tahapan atau fase... (hal 95-96)

manfaat ektrinsik sering merupakan ekspresi dari dukungan dan persahabatan (hal 97-98)

External marketing (hal 99-100)

Kualitas hubungan yang lebih tinggi melibatkan hubungan atasan-bawahan yang saling menguntungkan kedua belah pihak (hal 101-102)

Kaitannya dengan hubungan pemimpin dan bawahan-bawahannya atau in group menurut Case... (hal 103-104)

Hal terpenting dari hubungan atasan-bawahan adalah kualitas hubungannya atau leader member exchange quality (LMXQ) (hal 105-106)

Meneliti kemiripan (similarity) antara individu di tempat kerja di dalam teori dianggap kritis untuk memahami perilaku organisasional (hal 107-108)

etertarikan atasan kepada bawahannya (leader liking of subordinate), kemiripan persepsi atasan-bawahan (perceived similarity), kemiripan demografis (demographic similarity) (hal 109-110)

ketertarikan atasan kepada bawahan akan menyebabkan bias perlakuan atasan kepada bawahannya serta evaluasi kinerja karyawan (hal 111-112)

hal utama dari hal yang berkaitan dengan tertarik akan sesuatu (affect) menentukan interaksi antara orang... (hal 113-114)

individu-individu yang memiliki sikap dan karakteristik-karakteristik yang mirip... (hal 115-116)

Faktor-Faktor Hasil (outcomes) Kualitas Hubungan Atasan-Bawahan (hal 117-118)

Hubungan positif antara kualitas hubungan atasan-bawahan dengan kepuasan kerja karyawan (hal 119-120)

Esensi definisi kontrak psikologis (hal 121-122)

Sudut pandang atau perspektif dikelompokan ke dalam dua perspektif (hal 123-124)

Komponen sikap individu sangat baik diukur dengan prediktor... (hal 125-126)

Hubungan antara komitment afektif dengan efektivitas manajerial (hal 127-128)

Kualitas hubungan atasan-bawahan yang tinggi memiliki hubungan dengan kepuasan kerja atau job satisfaction (hal 129-130)

Kemiripan persepsi atasan-bawahan, ketertarikan atasan pada bawahan, kualitas hubungan atasan-bawahan... (hal 131-132)

ilmu manajemen yang memfokuskan pada bidang manajemen sumber daya manusia... (hal 133-134)

Kemungkinan mendapatkan sampel yang representatif cukup besar karena jumlah populasi kantor pos cukup banyak (hal 135-136)

Operasionalisasi variabel diperlukan untuk menganalisis dan mengukur variabel penelitian (hal 137-138)

Definisi Variabel Penelitian (hal 139-140)

Operasionalisasi Variabel Penelitian (hal 141-142)

Tiangkat puas tidaknya bawahan terhadap pertumbuhan dan pengembangan pribadi dalam tugasnya (hal 143-144)

Metode Penarikan Sampel (hal 145-146)

ukuran sampel untuk masing-masing strata digunakan ukuran proporsional dengan strata populasi (hal 147-148)

Rancangan Pengujian Instrumen Penelitian (hal 149-150)

analisis deskriptif, analisis kuantitatif (hal 151-152)

struktur hubungan kausalitas antar variabel yang menentukan Peringkat Prestasi Kerja Karyawan dalam wujud analisis jalur (hal 153-154)

Hubungan struktural variabel Kemiripan Persepsi Atasan-Bawahan (hal 155-156)

Hasil Penelitian dan Pembahasan (hal 157-158)

Sejarah Berdirinya PT. Pos Indonesia (159-160)

Dinas Pos sebagai Perusahaan IBW (hal 161-162)

Tingkat pendidikan manajer dan pegawai loket PT. Pos (hal 163-164)

umur manajer dan pegawai loket PT. Pos (hal 165-166)

Teknik dan strategi yang diterapkan dalam berhubungan dengan bawahan (hal 167-168)

Tingkat kemiripan persepsi atasan terhadap bawahan (hal 169-170)

Ketertarikan kepada orang lain merupakan faktor yang mendominasi dalam interaksi antar orang (hal 171-172)

Kepuasan kerja adalah suatu tingkat di mana individu-individu merasa positif atau negatif terhadap pekerjaan mereka (hal 173-174)

Tingkat Kepuasan kerja (hal 175-176)

Tingkat Komitmen Karyawan (hal 177-178)

Tingkat Peringkat Prestasi Kerja Bawahan (hal 179-180)

Pengaruh Kemiripan Persepsi Atasan-Bawahan terhadap Ketertarikan Atasan Kepada Bawahan (hal 181-182)

Pengaruh total variabel Kemiripan Persepsi Atasan- Bawahan dan Kemiripan Demografis... (hal 183-184)

Pengaruh Ketertarikan atasan pada bawahan terhadap Kualitas hubungan atasan-bawahan (hal 185-186)

Tingkat Pengaruh Kualitas hubungan atasan-bawahan terhadap Kepuasan kerja karyawan (hal 187-188)

Pengaruh Kualitas hubungan atasan-bawahan terhadap Komitmen karyawan (hal 189-190)

Tingkat Pengaruh Kemiripan persepsi atasan-bawahan, Ketertarikan atasan pada Bawahan... (hal 191-192)

Pengaruh Kepuasan Kerja Karyawan terhadap Peringkat Prestasi Kerja Karyawan (hal 193-194)

Diagram Kemiripan Persepsi atasan-bawahan... (hal 195-196)

Rangkuman Hasil Pengujian Hipotesis Penelitian (hal 197-198)

Gambar Paradigma Penelitian dengan Koefisien Jalurnya (hal 199-200)

Pembahasan Hasil Pengujian Hipotesis... (hal 201-202)

Perbedaan pendidikan dan pelatihan yang ada di PT Pos Indonesia (hal 203-204)

Keadaan atasan mempersepsi bawahannya secara pribadi (hal 205-206)

Kemauan untuk membuka diri menjadi faktor penting (hal 207-208)

Karyawan yang mudah menyesuaikan perilakunya ketika ia mendeteksi perilaku atasannya... (hal 209-210)

Gaya kepemimpinan atasan (hal 211-212)

Permasalahan yang dihadapi oleh PT. Pos Indonesia (hal 213-214)

Persaingan di antara pegawai (hal 215-216)

Pekerjaan yang melibatkan tanggung jawab pada kesejahteraan orang lain... (hal 217-218)

Komitmen karyawan kepada atasannya lebih kuat kaitannya dengan perilaku... (hal 219-220)

Terdapat hubungan yang nyata (signifikan) antara Kemiripan Persepsi Atasan- Bawahan dengan Peringkat Prestasi Kerja Karyawan (hal 221-222)

Terdapat hubungan yang nyata (signifikan) antara Ketertarikan Atasan Pada Bawahan... (hal 223-224)

Tidak ada hubungan antara komitmen karyawan dengan peringkat prestasi kerja karyawan... (hal 225-226)

Kontribusi Hasil Penelitian dalam Pengembangan Ilmu (hal 227-228)

Kesimpulan (hal 229-230)

Saran (hal 231-232)

Faktor yang berpengaruh pada kualitas hubungan... (hal 233-234)

Melakukan pelatihan berupa ‘sensitivity training’ kepada para atasan... (hal 235-236)

 

Miliki Segera Buku Transformational Leadership!

Bayangkan dampaknya pada kepemimpinan anda pada 1 tahun, 3 tahun, dan 5 tahun mendatang jika anda menerapkan metoda kepemimpinan unggulan ini. Anda akan menjadi pemimpin yang unggul, pemimpin yang begitu dirindukan oleh bawahan anda...

Caranya? Baca dan terapkan resep-resep dari buku Transformational Leadership: Terobosan Baru Menjadi Pemimpin Unggul.

Buku itu setebal hampir 400 halaman yang berisi berbagai strategi praktis untuk menjadi pemimpin unggul. Dari testimoni pembaca buku itu, hampir semua memuji buku itu demikian baik, menginspirasi, dan mendalam. Jangan percaya begitu saja dengan komentar mereka. Anda sendiri bisa membuktikannya...

Silakan lihat Pengantar dan Bab 7 dari buku itu

Jika anda membutuhkan buku itu, segera hubungi kami pada no hp: 081-321-616-080.

 

 

DR. Dwi Suryanto adalah penulis buku Transformational Leadership: Terobosan Baru Menjadi Pemimpin Unggul. Ia seorang konsultan, trainer dan motivator yang mampu menghidupkan suasana rapat-rapat kerja menjadi suasana ceria, menginspirasi, dan membawa perubahan pada pesertanya...


Perhatian: Jika anda ingin memuat artikel-artikel dalam web pemimpin-unggul dalam web, blog, majalah, newsletter milik anda, silakan lakukan, asal bentuknya masih dalam bentuk utuh seperti ini.