Halaman 7 dan 8 Disertasi Dwi Suryanto

Oleh: DR. Dwi Suryanto ( www.pemimpin-unggul.com )

mengatakan, “SDM, sejak lahirnya sampai ia meninggal, mengalami proses nilai tambah pribadi yang dapat dirinci sebagai berikut:

1. Pembudayaan - yaitu proses pemberian (transfer) nilai-nilai budaya dan agama kepada seseorang, sehingga yang bersangkutan memiliki perilaku yang sopan, berbudaya, bermoral dan beretik.

2. Pengetahuan - menjadikan seseorang dapat memiliki budaya bebas berpikir, bebas menilai, bebas mengritik dan bebas dikritik dalam mencari ilmu.

3. Pendidikan - adalah suatu proses di mana seseorang dapat memahami dan memiliki dasar ilmu pengetahuan dan teknologi yang ia butuhkan untuk menjadi terampil dalam suatu bidang.

Proses pembudayaan dan pengetahuan berlangsung dalam keluarga dan lingkungan sekitar yang bersangkutan. Sementara proses pendidikan dimulai sejak taman kanak-kanak. Akumulasi budaya, ilmu dan keterampilan yang harus dikuasai dan dialihkan dari generasi ke generasi meningkat kualitas dan jumlahnya.

Sedangkan globalisasi dan tersedianya teknologi informasi yang makin sempurna dapat mengakibatkan terjadinya masyarakat yang lebih heterogen, kompleks dan majemuk.

Untuk menjadi unggul peningkatan produktivitas, peningkatan efisiensi dengan bekerja lebih selektif dalam memanfaatkan metoda, “Know How” dan pengetahuan yang canggih dan teruji, patut mendapat perhatian utama.

Proses pembudayaan, pengetahuan dan pendidikan tidak boleh hanya
mencerminkan keadaan dan kebutuhan sekitar lapangan pekerjaan saja, namun harus pula berorientasi pada kebutuhan kehidupan individu dalam masyarakat”. Jika kita melihat pada proses pembudayaan dan pengetahuan berlangsung di keluarga dan...

hal 7

Miliki Segera Buku Transformational Leadership!

Bayangkan dampaknya pada kepemimpinan anda pada 1 tahun, 3 tahun, dan 5 tahun mendatang jika anda menerapkan metoda kepemimpinan unggulan ini. Anda akan menjadi pemimpin yang unggul, pemimpin yang begitu dirindukan oleh bawahan anda...

Caranya? Baca dan terapkan resep-resep dari buku Transformational Leadership: Terobosan Baru Menjadi Pemimpin Unggul.

Buku itu setebal hampir 400 halaman yang berisi berbagai strategi praktis untuk menjadi pemimpin unggul. Dari testimoni pembaca buku itu, hampir semua memuji buku itu demikian baik, menginspirasi, dan mendalam. Jangan percaya begitu saja dengan komentar mereka. Anda sendiri bisa membuktikannya...

Silakan lihat Pengantar dan Bab 7 dari buku itu

Jika anda membutuhkan buku itu, segera hubungi Irma pada no hp: 0856-226-5469 atau (022)7318531

lingkungan, termasuk tempat bekerja karyawan, mengenali proses interaksi antar karyawan menjadi penting.

Tujuan organisasi mempekerjakan seorang karyawan adalah agar tujuan-tujuan organisasi itu dapat dicapai melalui hasil kerja karyawan-karyawan yang ada di dalam organisasi itu.

Untuk memastikan bahwa pekerjaan dilakukan sesuai dengan standar, aturan, atau pedoman yang telah ditetapkan, organisasi mempekerjakan atasan karyawan yang akan mengarahkan, membimbing dan mengawasi agar pekerjaan berjalan sesuai dengan tujuan-tujuan organisasi.

Karena sifat pekerjaan atasan seperti itu, maka interaksi antara atasan dan bawahan menjadi sangat intens.

Jika terjadi ketidakharmonisan dalam hubungan itu, maka hubungan itu akan dapat mengganggu aktivitas kerja sehari-hari.

Memahami faktor-faktor yang mempengaruhi hubungan atasan-bawahan menjadi sangat penting. Apalagi jika kita lihat kondisi di Indonesia dan lokasi kantor pos yang tersebar di Indonesia di mana baik atasan maupun bawahan terdiri dari berbagai suku bangsa yang demikian beragam.

Jika kita lihat dalam penelitian yang dilakukan oleh Universitas Pembangunan Indonesia (UPI) pada tahun 2000 untuk mengukur tingkat kepuasan kerja karyawan, didapat kesimpulan menarik yaitu:
“Kesimpulan lain yang diperoleh dari penelitian ini yakni adanya empat faktor penting penyebab ketidakpuasan kerja pegawai pos yaitu kondisi kerja, peraturan perusahaan, hubungan atasan dan bawahan, serta hubungan antara teman sekerja yang tidak harmonis” (Pusat Manajemen Perubahan PT Pos Indonesia; 2003).

hal 8
Daftar Isi
hal 9

Judul disertasi: Pengaruh Kemiripan Persepsi, Kemiripan Demografis Atasan-Bawahan, Ketertarikan Atasan pada Bawahan, Kualitas Hubungan Atasan-Bawahan, Kepuasan Kerja, dan Komitmen Karyawan terhadap Peringkat Prestasi Kerja - Program Pascasarjana Universitas Padjadjaran - Bandung 2005

DR. Dwi Suryanto

 

DR. Dwi Suryanto, Ph.D. adalah penulis buku Transformational Leadership: Terobosan Baru Menjadi Pemimpin Unggul. Ia seorang konsultan, trainer dan motivator yang mampu menghidupkan suasana rapat-rapat kerja menjadi suasana ceria, menginspirasi, dan membawa perubahan pada pesertanya...


Perhatian: Jika anda ingin memuat artikel-artikel dalam web pemimpin-unggul dalam web, blog, majalah, newsletter milik anda, silakan lakukan, asal bentuknya masih dalam bentuk utuh seperti ini.