Oleh: DR. Dwi Suryanto ( www.pemimpin-unggul.com )
pendahulu (antecedents) terhadap komitmen karyawan terhadap program yang diadakan oleh organisasi.
Dari analisis regresi menunjukkan dengan jelas bahwa komitmen adalah sangat kuat dalam memprediksi beberapa hasil (kepuasan bekerja dan niat untuk keluar) tapi kurang untuk lainnya (kesehatan mental dan fisik) (Leong ; 1996).
Kepercayaan bahwa komitmen dapat menyediakan baik manfaat (bisa
dipercaya, hubungan jangka panjang) maupun kerugian (berupa ada potensi dirugikan
oleh pihak yang oportunis) menyatakan pentingnya memeriksa struktur dari
komitmen itu.
Satu dimensi dari struktur komitmen adalah kredibilitas, yaitu besarnya komitmen yang dilakukan oleh masing-masing pihak. Semakin besar dan semakin pribadi sumber daya yang dijanjikan oleh kedua belah pihak, semakin signifikan pula kepentingan diri sendiri yang dipertaruhkan dalam komitmen itu. Sehingga semakin kuat iklim normatif dari hubungan itu, semakin besar pula komitmen jangka panjang kedua belah pihak.
Hal-hal sepele, atau komitmen yang kurang terpercaya akan menghasilkan insentif yang campur aduk, kurangnya budaya normatif yang kuat, dan akhirnya hanya ada komitmen jangka panjang yang rendah (Gunlach; 1995).
Berkaitan dengan dunia profesi, komitmen ini memiliki pengaruh positif,
sedangkan stres memiliki pengaruh negatif pada kepuasan bekerja dan komitmen pada
organisasi (Lopopolo; 2002).
Komitmen juga mampu mengikat pribadi dalam organisasi. Keterikatan pribadi diantara karyawan di unit kerja lokal menunjukkan bahwa hal itu memiliki efek positif pada komitmen terhadap organisasi yang menaungi unit kerja itu. Sedangkan keterikatan pribadi antara posisi yang tidak sama namun dalam unit kerja yang sama menunjukkan bahwa hal itu memiliki pengaruh...
hal 65
Miliki Segera Buku Transformational Leadership!
Bayangkan dampaknya pada kepemimpinan anda pada 1 tahun, 3 tahun, dan 5 tahun mendatang jika anda menerapkan metoda kepemimpinan unggulan ini. Anda akan menjadi pemimpin yang unggul, pemimpin yang begitu dirindukan oleh bawahan anda... Caranya? Baca dan terapkan resep-resep dari buku Transformational Leadership: Terobosan Baru Menjadi Pemimpin Unggul. Buku itu setebal hampir 400 halaman yang berisi berbagai strategi praktis untuk menjadi pemimpin unggul. Dari testimoni pembaca buku itu, hampir semua memuji buku itu demikian baik, menginspirasi, dan mendalam. Jangan percaya begitu saja dengan komentar mereka. Anda sendiri bisa membuktikannya... Silakan lihat Pengantar dan Bab 7 dari buku itu Jika anda membutuhkan buku itu, segera hubungi Irma pada no hp: 0856-226-5469 atau (022)7318531 |
lebih positif pada komitmen dibanding karyawan pada posisi yang sama (Yoon; 1994).
Dalam organisasi orang memiliki berbagai pilihan rasional. Perpektif pilihan
rasional (rational choice perspective) memandang kepentingan pribadi individu
sebagai anggota organisasi adalah pendorong terpenting dibalik perilakunya di dalam
organisasi.
Sebagai hasilnya, insentif yang cukup dibutuhkan untuk membangun
perilaku demi kepentingan organisasi. Sebaliknya, perspektif perilaku organisasi
memandang bahwa tetap ada kemungkinan individu bertindak untuk kepentingan
organisasi bahkan jika tidak ada insentif pribadi. Kedua perspektif itu memberi
kontribusi pada pemahaman praktis dan teoritis tentang dinamika membangkitkan
komitmen di organisasi yang terdiri dari bermacam-macam kepentingan (Robertson;
1995).
Dalam industri perbankan, Benkhoff (1997) menemukan bahwa komitmen karyawan secara signifikan berkaitan dengan sukses finansial dari cabang-cabang bank. Namun komitmen bukan hanya monopoli pria, malah Wahn (1998) mendapati bahwa wanita melaporkan mereka memiliki tingkatan komitmen yang lebih tinggi dibanding pria.
Dikaitkan dengan karir, Chang (1999) menemukan bahwa individu akan
menjadi komit secara afektif pada organisasi ketika mereka mempersepsi bahwa
organisasi melakukan promosi dari internal, melakukan pelatihan yang tepat serta
atasan yang melakukan pekerjaan bagus dalam menyediakan informasi dan nasihat
yang berkaitan dengan karir bawahan. Komitmen untuk tetap berada dalam organisasi...
hal 66
Daftar Isi
hal 67
Judul disertasi: Pengaruh Kemiripan Persepsi, Kemiripan Demografis Atasan-Bawahan, Ketertarikan Atasan pada Bawahan, Kualitas Hubungan Atasan-Bawahan, Kepuasan Kerja, dan Komitmen Karyawan terhadap Peringkat Prestasi Kerja - Program Pascasarjana Universitas Padjadjaran - Bandung 2005
DR. Dwi Suryanto
DR. Dwi Suryanto, Ph.D. adalah penulis buku Transformational Leadership: Terobosan Baru Menjadi Pemimpin Unggul. Ia seorang konsultan, trainer dan motivator yang mampu menghidupkan suasana rapat-rapat kerja menjadi suasana ceria, menginspirasi, dan membawa perubahan pada pesertanya... |
Perhatian: Jika anda ingin memuat artikel-artikel dalam web pemimpin-unggul dalam web, blog, majalah, newsletter milik anda, silakan lakukan, asal bentuknya masih dalam bentuk utuh seperti ini.
