Halaman 53 dan 54 Disertasi Dwi Suryanto

Oleh: DR. Dwi Suryanto ( www.pemimpin-unggul.com )

terhadap pekerjaan yang dilakukan oleh bawahan. Sementara itu, persepsi kemiripan kepribadian berhubungan secara signifikan dengan peringkat prestasi kerja (Strauss; 2001).

Bawahan perlu membina hubungan dengan atasannya, karena atasannyalah yang akan mengusulkan kenaikan pangkat, perkembangan karir kepada atasan yang lebih tinggi. Betapapun juga, menjadi atasan adalah garis karir yang akan dilalui oleh pegawai loket. Tetapi untuk bergerak dari bawahan menuju atasan bukan transisi yang
mudah.

Kumagai dan Kleiner (1995) mengingatkan hal itu ketika mereka mengatakan, “Menjadi seorang pengawas bukanlah transisi yang mudah. Menjadi pengawas tanpa pelatihan adalah lebih sulit lagi. Bergerak menjadi pengawas tanpa pelatihan akan membawa kepada belajar di mana terjadi banyak coba dan salah, di mana hal itu akan membawa kepada pengalaman yang amat mengecewakan.”

Klieman (2000) menyatakan bahwa keluasan pekerjaan (job breadth) secara kuat dan positif berhubungan dengan kualitas hubungan atasan-bawahan. Secara spesifik mereka juga menemukan bahwa pada kualitas hubungan atasan-bawahan yang tinggi secara positif berhubungan dengan batas-batas pekerjaan yang secara kognitif dibangun oleh karyawan.

Dierendonck (2002) meneliti sebanyak 242 profesional yang bekerja pada klinik paru-paru. Penelitian itu ditujukan untuk mengetes model yang menghubungkan perilaku pengawas (yaitu hubungan atasan-bawahan dan perilaku manajemen konflik) dan timbal balik antara pengawas dan bawahannya dihubungkan dengan absensi bawahan. Hasil dari persamaan SEM (Structural Equation Modeling) menunjukkan bahwa sungguh ada hubungan antara perilaku LMX dan absensi...

hal 53

Miliki Segera Buku Transformational Leadership!

Bayangkan dampaknya pada kepemimpinan anda pada 1 tahun, 3 tahun, dan 5 tahun mendatang jika anda menerapkan metoda kepemimpinan unggulan ini. Anda akan menjadi pemimpin yang unggul, pemimpin yang begitu dirindukan oleh bawahan anda...

Caranya? Baca dan terapkan resep-resep dari buku Transformational Leadership: Terobosan Baru Menjadi Pemimpin Unggul.

Buku itu setebal hampir 400 halaman yang berisi berbagai strategi praktis untuk menjadi pemimpin unggul. Dari testimoni pembaca buku itu, hampir semua memuji buku itu demikian baik, menginspirasi, dan mendalam. Jangan percaya begitu saja dengan komentar mereka. Anda sendiri bisa membuktikannya...

Silakan lihat Pengantar dan Bab 7 dari buku itu

Jika anda membutuhkan buku itu, segera hubungi Irma pada no hp: 0856-226-5469 atau (022)7318531

bawahan. Perilaku pengawas dalam manajemen konflik tidak langsung berhubungan dengan perasaan bawahan tentang hubungan timbal balik dengan atasannya, tapi hanya berhubungan secara tidak langsung melalui perilaku LMX.

Akhirnya, dan cukup mengejutkan, perasaan bawahan terhadap hubungan timnbal balik menjadi positif jika dikaitkan dengan frekuensi absensi bawahan. Artinya bawahan yang merasa hubungan timbal balik itu tinggi, atau ia mendapat benefit yang banyak dari atasannya, maka nampaknya bawahan ini memandang tidak apa-apa jika sesekali ia tidak masuk ke klinik itu.

Krishnan (2004) mendapati bahwa LMX secara signifikan berhubungan positif dengan kepemimpinan transformasional (transformational leadership). Kepemimpinan seperti ini memiliki dampak yang signifikan dan unik terhadap sikap penuh persahabatan (friendliness).

Burns (1978) dalam Krishnan (2004) mengklaim bahwa kepemimpinan transformasional adalah memimpin orang ke atas, mencapai nilai, tujuan, atau bentuk pemenuhan diri yang lebih tinggi. Hubungan antara pemimpin dan pengikut mengikat mereka bersama dalam tujuan yang lebih tinggi dalam bentuk hubungan yang saling mendukung. Pengikut dari pemimpin transformasional mengalami kepercayaan dan identifikasi secara total terhadap pemimpin dan misinya.

Makanya, pemimpin transformasional dipandang sebagai orang yang suka menolong dan bersahabat, dan karenanya, strategi bawahan dalam mendekati atasannya adalah dengan makin bersahabat terhadap pemimpin itu.

Secara menyeluruh, hasil dari banyak studi menunjukkan bahwa dengan memiliki kualitas hubungan yang tinggi dengan pemimpinnya, hal itu akan...

hal 54
Daftar Isi
hal 55

Judul disertasi: Pengaruh Kemiripan Persepsi, Kemiripan Demografis Atasan-Bawahan, Ketertarikan Atasan pada Bawahan, Kualitas Hubungan Atasan-Bawahan, Kepuasan Kerja, dan Komitmen Karyawan terhadap Peringkat Prestasi Kerja - Program Pascasarjana Universitas Padjadjaran - Bandung 2005

DR. Dwi Suryanto

 

DR. Dwi Suryanto, Ph.D. adalah penulis buku Transformational Leadership: Terobosan Baru Menjadi Pemimpin Unggul. Ia seorang konsultan, trainer dan motivator yang mampu menghidupkan suasana rapat-rapat kerja menjadi suasana ceria, menginspirasi, dan membawa perubahan pada pesertanya...


Perhatian: Jika anda ingin memuat artikel-artikel dalam web pemimpin-unggul dalam web, blog, majalah, newsletter milik anda, silakan lakukan, asal bentuknya masih dalam bentuk utuh seperti ini.