Oleh: DR. Dwi Suryanto ( www.pemimpin-unggul.com )
• Kemampuan untuk menghadapi tantangan dan mengambil resiko.
Rasa aman yang mendalam yang dimiliki oleh pemimpin mungkin merupakan satu karakteristik yang mempengaruhi sebagian besar dari perilaku memerintah atau mendukung. Rasa aman ini dicerminkan oleh derajat ketidakpastian lingkungan eksternal di mana orang itu dapat hidup dengan nyaman. Semakin besar rasa aman di dalam diri, semakin besar pula ia mampu mentolerir terhadap ketidakpastian di lingkungan luar (Irgens; 1995).
2.1.2. Hubungan Atasan-Bawahan
Adalah interaksi antara atasan dan bawahannya yang dapat menciptakan lingkungan yang dapat memotivasi dan menahan karyawan agar tetap dalam organisasi itu (Stum; 2001).
Lingkungan kerja mempengaruhi hakekat hubungan antara pria dan wanita. Kontras dengan penelitian pada persahabatan di luar tempat kerja, persahabatan di tempat kerja yang melibatkan para wanita tidak secara konsisten dinilai sebagai memuaskan. Sedangkan persahabatan yang akrab antara para di tempat kerja ada hubungan dengan sukses dalam karir dan kepuasan dalam bekerja jika dibanding dengan kualitas persahabatan diantara wanita (Markiewicz; 2000).
Namun berpacaran antara rekan di tempat kerja menimbulkan banyak komplikasi yang sering tidak diperhatikan oleh manajemen. Pacaran antara atasan dan bawahannya sering menimbulkan dilemma kotak Pandora (Pandora Box). Dilema yang paling nampak adalah perlakuan yang tidak adil. Atasan sekarang memiliki insentif yang nyata untuk membantu pasangan romantisnya. Ia mungkin akan...
hal 37
Miliki Segera Buku Transformational Leadership!
Bayangkan dampaknya pada kepemimpinan anda pada 1 tahun, 3 tahun, dan 5 tahun mendatang jika anda menerapkan metoda kepemimpinan unggulan ini. Anda akan menjadi pemimpin yang unggul, pemimpin yang begitu dirindukan oleh bawahan anda... Caranya? Baca dan terapkan resep-resep dari buku Transformational Leadership: Terobosan Baru Menjadi Pemimpin Unggul. Buku itu setebal hampir 400 halaman yang berisi berbagai strategi praktis untuk menjadi pemimpin unggul. Dari testimoni pembaca buku itu, hampir semua memuji buku itu demikian baik, menginspirasi, dan mendalam. Jangan percaya begitu saja dengan komentar mereka. Anda sendiri bisa membuktikannya... Silakan lihat Pengantar dan Bab 7 dari buku itu Jika anda membutuhkan buku itu, segera hubungi Irma pada no hp: 0856-226-5469 atau (022)7318531 |
mengeksploitasi posisi dan kekuasaannya untuk kepentingan diri dan pasangannya (Kruse dan Kleiner; 1999).
Dalam hubungan antara mentor dan yang dimentori, kemiripan dalam gaya sosial (social style) mungkin membantu dalam membangun hubungan diantara mereka, dan kemiripan dalam nilai-nilai dasar mungkin membuat hubungan itu bisa berjangka panjang. Namun terlalu banyak kemiripan dalam pendekatan dan cara pandang mungkin akan mengarah pada informalitas yang akan berakibat pada kurangnya struktur pada pertemuan mentoring (Hale, 2000).
Dalam hubungan mentoring, perlu ada kecocokan antara mentor dan yang dimentori. Pada perusahaan Coca Cola, mentor dipilih untuk membimbing seorang calon sesudah mempertimbangkan keahlian dan pengetahuan yang dibutuhkan oleh orang yang akan dimentori, dan juga kemampuan mentor untuk menyediakan praktek atau bimbingan dalam bidang-bidang tadi. Kesalingsesuaian gaya dan kepribadian dapat menjadi faktor yang penting dalam mentoring itu (Veale dan Wachtel; 1996).
Dalam hubungan antara mentor dan yang dibimbing, nampaknya mentor yang juga atasan mungkin memiliki lebih banyak kesempatan dibanding mentor yang bukan atasannya dalam menyediakan penugasan yang akan meningkatkan karir bawahan dan juga dalam mempromosikan tingkat terlihatnya (visibility) bawahan.
Juga frekuensi interaksi yang sering antara mentor dan yang dibimbing mungkin akan terbangun suatu hubungan yang lebih dekat dan ada tingkat kepercayaan dan komitmen yang lebih tinggi jika dibanding antara mentor yang bukan atasannya dengan karyawan yang dimentori (Booth; 1996)
hal 38
Daftar Isi
hal 39
Judul disertasi: Pengaruh Kemiripan Persepsi, Kemiripan Demografis Atasan-Bawahan, Ketertarikan Atasan pada Bawahan, Kualitas Hubungan Atasan-Bawahan, Kepuasan Kerja, dan Komitmen Karyawan terhadap Peringkat Prestasi Kerja - Program Pascasarjana Universitas Padjadjaran - Bandung 2005
DR. Dwi Suryanto
DR. Dwi Suryanto, Ph.D. adalah penulis buku Transformational Leadership: Terobosan Baru Menjadi Pemimpin Unggul. Ia seorang konsultan, trainer dan motivator yang mampu menghidupkan suasana rapat-rapat kerja menjadi suasana ceria, menginspirasi, dan membawa perubahan pada pesertanya... |
Perhatian: Jika anda ingin memuat artikel-artikel dalam web pemimpin-unggul dalam web, blog, majalah, newsletter milik anda, silakan lakukan, asal bentuknya masih dalam bentuk utuh seperti ini.
