Oleh: DR. Dwi Suryanto ( www.pemimpin-unggul.com )
yang tidak percaya kepada aturan moral universal, niat untuk melakukan tindakan yang tidak etis berkurang ketika persepsi integritas orang itu naik (Peterson, 2004).
Para pemimpin yang mempertimbangkan diri mereka untuk memotivasi dan menginspirasi bawahan untuk bekerja menuju tujuan umum (motivasi yang mampu menginspirasi), melaporkan bahwa mereka memonitor dan mengelola emosi baik pada diri mereka maupun pihak lain.
Hal serupa nampak pada para pemimpin yang menilai diri mereka sebagai orang-orang yang menaruh perhatian pada pencapaian prestasi dan pengembangan kebutuhan bawahan juga melaporkan mereka cenderung memonitor dan mengelola emosi baik diri mereka maupun orang lain (Palmer; 2001).
Komunikasi kepada karyawan sangatlah penting, Jack Welch (2004) mantan CEO General Electric menegaskan hal ini, “Mereka (para pemimpin) harus berkomunikasi. Anda harus selalu berkomunikasi dengan karyawan agar mereka menghentikan perasaan buruk yang ada pada diri mereka.”
Secara umum, ada hubungan yang signifikan namun lemah antara gaya
kepemimpinan manajer senior dan manajer tingkat pertama, namun perbedaan
perilaku kepemimpinan mereka secara statistik sangat kuat dan signifikan
(Oshagbemi dan Gill; 2003).
Agar sukses menjadi seorang pemimpin, Emiliani (2003) menawarkan beberapa kompetensi utama yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin: Keahlian kepemimpinan, berpikir analitis, kemampuan komunikasi, kemampuan pengambilan keputusan, membangun hubungan, melakukan perencanaan strategis, dan memiliki kecerdasan emosi.
hal 33
Miliki Segera Buku Transformational Leadership!
Bayangkan dampaknya pada kepemimpinan anda pada 1 tahun, 3 tahun, dan 5 tahun mendatang jika anda menerapkan metoda kepemimpinan unggulan ini. Anda akan menjadi pemimpin yang unggul, pemimpin yang begitu dirindukan oleh bawahan anda... Caranya? Baca dan terapkan resep-resep dari buku Transformational Leadership: Terobosan Baru Menjadi Pemimpin Unggul. Buku itu setebal hampir 400 halaman yang berisi berbagai strategi praktis untuk menjadi pemimpin unggul. Dari testimoni pembaca buku itu, hampir semua memuji buku itu demikian baik, menginspirasi, dan mendalam. Jangan percaya begitu saja dengan komentar mereka. Anda sendiri bisa membuktikannya... Silakan lihat Pengantar dan Bab 7 dari buku itu Jika anda membutuhkan buku itu, segera hubungi Irma pada no hp: 0856-226-5469 atau (022)7318531 |
Tidak perlu dikatakan lagi, semakin individu dan kelompok terlibat dalam
program reformasi atau inovasi, dan mereka sebagai pendukungnya, semakin besar
pula kemungkinan mereka akan menerapkan dan menjaganya agar tetap berkelanjutan
(Johnston dan Caldwell, 2001).
“Secara khusus, hasil dari studi kami menunjukkan bahwa pemimpin dengan gaya kepemimpinan suportif atau partisipatif mungkin menyediakan lingkungan yang pas di mana budaya yang berorientasi pasar dapat tumbuh dan berkembang. Oleh karenanya pemahaman gaya kepemimpinan menjadi penting dalam proses pengembangan orientasi pasar “ (Harris dan Ogbonna; 2001).
Pemimpin tidak bisa bekerja sendirian, Ia membutuhkan karyawan yang
kompeten dan termotivasi yang akan berfungsi sebagai katalis perubahan ketika
tenaga kerja dimobilisasi untuk mampu berubah dan beradaptasi terhadap lingkungan
yang sedang berubah seperti sekarang ini (Patton; 2003).
Kita sering mendengar istilah pemimpin karismatik. Walau pemimpin karismatik seringkali efektif, namun Tourigny (2003) memperingatkan hal itu dengan mengatakan, “Kami menggarisbawahi pentingnya atribusi karisma di mana eksekutif yang cerdik yang memiliki karakteristik kepribadian tertentu, mencari keuntungan sendiri dengan mengakali sistem peraturan, mengubah kebijakan dan peraturan, dan menipu pemilik perusahaan, dan bukannya bertindak sebagai agen moral.”
Pemimpin efektif di organisasi adalah komponen penting dari keseluruhan sukses organisasi (Rowley dan Sherman; 2003).
Pemimpin transformasional memperhatikan pada kepedulian dan pengembangan kebutuhan pengikut, membantu mereka melihat persoalan lama...
hal 34
Daftar Isi
hal 35
Judul disertasi: Pengaruh Kemiripan Persepsi, Kemiripan Demografis Atasan-Bawahan, Ketertarikan Atasan pada Bawahan, Kualitas Hubungan Atasan-Bawahan, Kepuasan Kerja, dan Komitmen Karyawan terhadap Peringkat Prestasi Kerja - Program Pascasarjana Universitas Padjadjaran - Bandung 2005
DR. Dwi Suryanto
DR. Dwi Suryanto, Ph.D. adalah penulis buku Transformational Leadership: Terobosan Baru Menjadi Pemimpin Unggul. Ia seorang konsultan, trainer dan motivator yang mampu menghidupkan suasana rapat-rapat kerja menjadi suasana ceria, menginspirasi, dan membawa perubahan pada pesertanya... |
Perhatian: Jika anda ingin memuat artikel-artikel dalam web pemimpin-unggul dalam web, blog, majalah, newsletter milik anda, silakan lakukan, asal bentuknya masih dalam bentuk utuh seperti ini.
