Oleh: DR. Dwi Suryanto ( www.pemimpin-unggul.com )
Pemimpin sekarang ini menghadapi persaingan global yang hebat, perubahan
yang makin lama makin cepat, dan tekanan serta kompleksitas yang luar biasa. Di saat
yang sama kita juga dihadapkan pada krisis ekologi; membesarnya jurang pemisah
antara si kaya dan si miskin baik di satu atau antar negara; juga pengaruh dari
kapitalisme global dan pasar uang yang tidak stabil dan adanya kurang imbangnya
kehidupan kita (Nixon; 2003).
Kepemimpinan telah dipelajari secara ekstensif selama lebih dari 50 tahun.
Selama waktu itu, para peneliti telah meneliti kepemimpinan dari berbagai sudut yang berbeda-beda. Tidak ada satu perspektif yang terbukti dapat sukses menjelaskan pemahaman yang lebih luas dari bidang yang kompleks dan multi dimensi itu. Seperti anak kecil melihat suatu parade perayaan, pemahaman kita terhadap kepemimpinan (seperti anak kecil yang menikmati parade) akan tergantung di mana kita berdiri.
Jika kita ingin memahami fenomena itu secara lengkap, maka kita harus melihatnya dari banyak posisi (misalnya dari pandangan pengambilan keputusan atau dari perspektif keadilan organisasi (organizational justice). Hal itu seperti anak kecil yang harus melihat perayaan itu dari jalan dan dari puncak gedung yang tinggi (Tatum; 2003).
Nilai-nilai yang dianut oleh pemimpin secara signifikan mempengaruhi
pengikutnya dan akhirnya mempengaruhi kinerja organisasi. Agar didapat praktek
kepemimpinan yang tepat, pemimpin pertama-tama harus memeriksa sistem
kepercayaan pada dirinya. Setelah itu, pemimpin harus memeriksa nilai-nilai yang
ada pada organisasi (Russell; 2001).
Dari studinya Bello (2001) menemukan bahwa gaya kepemimpinan yang efektif tidak tergantung kepada apakah organisasi itu berorientasi keuntungan atau
hal 29
Miliki Segera Buku Transformational Leadership!
Bayangkan dampaknya pada kepemimpinan anda pada 1 tahun, 3 tahun, dan 5 tahun mendatang jika anda menerapkan metoda kepemimpinan unggulan ini. Anda akan menjadi pemimpin yang unggul, pemimpin yang begitu dirindukan oleh bawahan anda... Caranya? Baca dan terapkan resep-resep dari buku Transformational Leadership: Terobosan Baru Menjadi Pemimpin Unggul. Buku itu setebal hampir 400 halaman yang berisi berbagai strategi praktis untuk menjadi pemimpin unggul. Dari testimoni pembaca buku itu, hampir semua memuji buku itu demikian baik, menginspirasi, dan mendalam. Jangan percaya begitu saja dengan komentar mereka. Anda sendiri bisa membuktikannya... Silakan lihat Pengantar dan Bab 7 dari buku itu Jika anda membutuhkan buku itu, segera hubungi Irma pada no hp: 0856-226-5469 atau (022)7318531 |
tidak. Penemuan dari studinya menunjukkan bahwa bahkan dalam konteks organisasi yang tidak mencari keuntungan, pemimpin yang efektif tidak hanya ditentukan oleh tugas dan orientasi orang, tapi juga oleh interaksi antar keduanya.
Pemimpin harus menentukan arah berkaitan dengan tantangan yang kompleks dan perubahan yang terjadi di lingkungan organisasi. Disamping itu ia harus membentuk budaya yang kondusif kepada visi, dan menginspirasi orang-orangnya, menemukan dan memupuk bakat-bakat, keunikan dan energi mereka untuk menuju masa depan yang berharga (Brown dan Posner; 2001).
Bagi orang untuk berfungsi efektif di dalam lingkungan yang sedang berubah ini, definisi kepemimpinan yang lebih luas diperlukan di mana orang-orang di dalam organisasi menghadapi tantangan yang lebih besar, dan oleh karenanya diperlukan kepemimpinan pada tiap tingkatan organisasi (Pulley dan Sessa; 2001).
Untuk pengembangan kepemimpinan, Metcalfe dan Lawler (2001) menandai ada beberapa hambatan yang perlu diatasi, yaitu: beberapa hal yang sangat sulit diatasi dilakukan oleh eksekutif senior yang lama yang nampaknya menghambat pengembangan penggantinya.
Pemilihan pemimpin potensial sering terlalu nepotisme, bermuatan politis, dan agenda yang mementingkan diri sendiri.
Pengaruh / motivasi yang menginspirasi, stimulan intelektual, dan kepedulian kepada individu dapat memproduksi hasil yang segera, yaitu adanya visi yang diresapi oleh anggota organisasi, komitmen kepada tim, lingkungan yang memberdayakan tim, dan konflik tim yang fungsional. Pada gilirannya, hasil yang segera nampak ini mungkin mempengaruhi komunikasi, keutuhan dan manajemen konflik yang ada pada tim itu (Dionne; 2004).
hal 30
Daftar Isi
hal 31
Judul disertasi: Pengaruh Kemiripan Persepsi, Kemiripan Demografis Atasan-Bawahan, Ketertarikan Atasan pada Bawahan, Kualitas Hubungan Atasan-Bawahan, Kepuasan Kerja, dan Komitmen Karyawan terhadap Peringkat Prestasi Kerja - Program Pascasarjana Universitas Padjadjaran - Bandung 2005
DR. Dwi Suryanto
DR. Dwi Suryanto, Ph.D. adalah penulis buku Transformational Leadership: Terobosan Baru Menjadi Pemimpin Unggul. Ia seorang konsultan, trainer dan motivator yang mampu menghidupkan suasana rapat-rapat kerja menjadi suasana ceria, menginspirasi, dan membawa perubahan pada pesertanya... |
Perhatian: Jika anda ingin memuat artikel-artikel dalam web pemimpin-unggul dalam web, blog, majalah, newsletter milik anda, silakan lakukan, asal bentuknya masih dalam bentuk utuh seperti ini.
