Halaman 15 dan 16 Disertasi Dwi Suryanto

Oleh: DR. Dwi Suryanto ( www.pemimpin-unggul.com )

• Memiliki karyawan yang memiliki komitmen tinggi merupakan aset yang sangat berharga bagi Pos.

Oleh karenanya, mengenali lebih jauh faktor-faktor yang dapat menyebabkan karyawan memiliki komitmen tinggi merupakan upaya yang perlu dilakukan. Hal ini semakin penting mengingat kinerja Pos yang kurang menggembirakan.

Fenomena kepemimpinan dalam organisasi telah lama menjadi isu yang diteliti oleh para ahli. Salah satu pendekatan tradisional yang digunakan untuk menggambarkan fenomena kepemimpinan ini adalah Average Leadership Style (ALS) dari Vecchio (1982) sebagaimana diuraikan oleh Williams (1992).

Menurut pendekatan ini seperti yang diuraikan oleh Williams, para pemimpin bertindak dalam suatu cara yang sama terhadap seluruh bawahannya di dalam sebuah kelompok atau group. Dengan demikian seorang pemimpin cenderung memiliki sebuah gaya kepemimpinan yang merupakan ciri interaksi dirinya dengan seluruh bawahannya.

Walaupun terdapat suatu cara yang sama dalam sebuah kelompok, namun menurut Yammarino dan Dubinsky (1992), hubungan atau interaksi tersebut berbeda dari satu kelompok ke kelompok lainnya.

Lebih lanjut Williams mengatakan bahwa banyak studi tentang kepemimpinan yang telah dilakukan terdahulu menggunakan pendekatan ALS. Dalam pendekatan ini respon para bawahan dapat menggambarkan dengan baik gaya kepemimpinan seorang pemimpin.

Namun menurut Katerberg dan Hom (1981) sebagaimana disebutkan oleh Williams (1992), esensi pendekatan tersebut di atas adalah suatu pola perilaku pemimpin terhadap kelompok (group) dan bukan terhadap individu. Dari hasil...

hal 15

Miliki Segera Buku Transformational Leadership!

Bayangkan dampaknya pada kepemimpinan anda pada 1 tahun, 3 tahun, dan 5 tahun mendatang jika anda menerapkan metoda kepemimpinan unggulan ini. Anda akan menjadi pemimpin yang unggul, pemimpin yang begitu dirindukan oleh bawahan anda...

Caranya? Baca dan terapkan resep-resep dari buku Transformational Leadership: Terobosan Baru Menjadi Pemimpin Unggul.

Buku itu setebal hampir 400 halaman yang berisi berbagai strategi praktis untuk menjadi pemimpin unggul. Dari testimoni pembaca buku itu, hampir semua memuji buku itu demikian baik, menginspirasi, dan mendalam. Jangan percaya begitu saja dengan komentar mereka. Anda sendiri bisa membuktikannya...

Silakan lihat Pengantar dan Bab 7 dari buku itu

Jika anda membutuhkan buku itu, segera hubungi Irma pada no hp: 0856-226-5469 atau (022)7318531

penelitian mereka didapat hasil bahwa variabilitas yang ada diantara bawahan yang berbeda dari pemimpin yang sama dapat diabaikan. Hal itu terjadi karena pemimpin memperlakukan bawahannya sebagai kelompok, dan bukannya sebagai individu.

Dengan keterbatasan seperti itu maka Katerberg and Hom menyarankan agar pada penelitian di masa depan sebaiknya menggunakan ukuran-ukuran perilaku pemimpin yang berfokus pada individu.

Perhatian terhadap perilaku pemimpin dalam studi kepemimpinan yang berfokus pada individu, basisnya adalah pandangan dyadic atau dyadic view seperti yang dijelaskan oleh Williams (1992).

Pendekatan teoritikal pandangan dyadic ini mengasumsikan bahwa seorang pemimpin tidak menunjukkan perilaku yang sama terhadap masing-masing bawahannya atau dengan kata lain perilaku seorang pemimpin akan berbeda terhadap bawahannya.

Lebih lanjut Williams menjelaskan bahwa pendekatan itu (seperti Dienesch & Liden; 1986, Graen, Novax & Scandura; 1987) memiliki argumentasi bahwa untuk melaksanakan studi kepemimpinan, hubungan dyadic di antara seorang pemimpin dan bawahan-bawahannya adalah lebih tepat bila dipandang sebagai unit analisis, daripada suatu hubungan di antara seorang pemimpin dan keseluruhan kelompok (group).

Dari sudut pandang tingkatan analisis atau level of analysis pandangan dyadic ini disebut pandangan parsial dari suatu entitas atau a parts views of entities. Menurut Yammarino dan Dubinsky (1992) pandangan parsial dari suatu entitas didefinisikan sebagai fokus di dalam (within) entitas tetapi tidak di antara (between) entitas.

Menurutnya perbedaan di dalam (within) entitas dipandang sistematik, dan perbedaan di antara (between) entitas dipandang sebagai acak (random). Glick & Roberts (1984),

hal 16
Daftar Isi
hal 17

Judul disertasi: Pengaruh Kemiripan Persepsi, Kemiripan Demografis Atasan-Bawahan, Ketertarikan Atasan pada Bawahan, Kualitas Hubungan Atasan-Bawahan, Kepuasan Kerja, dan Komitmen Karyawan terhadap Peringkat Prestasi Kerja - Program Pascasarjana Universitas Padjadjaran - Bandung 2005

DR. Dwi Suryanto

 

DR. Dwi Suryanto, Ph.D. adalah penulis buku Transformational Leadership: Terobosan Baru Menjadi Pemimpin Unggul. Ia seorang konsultan, trainer dan motivator yang mampu menghidupkan suasana rapat-rapat kerja menjadi suasana ceria, menginspirasi, dan membawa perubahan pada pesertanya...


Perhatian: Jika anda ingin memuat artikel-artikel dalam web pemimpin-unggul dalam web, blog, majalah, newsletter milik anda, silakan lakukan, asal bentuknya masih dalam bentuk utuh seperti ini.