Oleh: DR. Dwi Suryanto ( www.pemimpin-unggul.com )
tugas disamping tugas formal para bawahannya. Jika terjadi peninjauan kenaikan jabatan, kelompok ini sering tertinggal dengan kelompok yang dekat dengan atasan tadi.
Dikaitkan dengan organisasi, praktek dan penelitian terdahulu telah menunjukkan bahwa interaksi yang sukses (successful interaction) antara atasan dan bawahan adalah kunci dari berfungsinya organisasi (Graen & Uhl-Bien; 1995).
Fenomena di atas telah lama menarik perhatian para peneliti. Mereka mencoba mencari berbagai faktor-faktor yang diperkirakan berpengaruh terhadap hubungan atasan-bawahan itu. Mereka juga mencari penyebab mengapa atasannya membedabedakan bawahannya, sebab sebagai seorang atasan mestinya atasan harus memperlakukan bawahannya sama adilnya dan bukan hanya dekat dengan kelompok tertentu.
Hal ini mudah dimengerti karena jika atasan lebih dulu memperjuangkan
bawahan yang dekat untuk naik jabatan lebih dahulu, maka akan timbul perasaan
tidak adil pada kelompok bawahan lainnya. Orang bekerja untuk berprestasi
menyumbangkan sesuatu yang terbaik untuk perusahaan, oleh karenanya jika
perlakukan itu dibedakan kemungkinan akan dapat berpengaruh pada tingkat kinerja
para bawahan.
Penulis tergelitik pula untuk ikut mencari berbagai penyebab seperti yang sudah dan terus diusahakan oleh para peneliti tersebut. Walau penelitian yang mengungkap hubungan atasan – bawahan (Leader-Member Exchange) sudah banyak dilakukan, namun sebagian besar memakai latar belakang budaya Barat.
Hanya beberapa penelitian yang mengambil latar belakang budaya selain Barat, misalnya di Jepang...
hal 11
Miliki Segera Buku Transformational Leadership!
Bayangkan dampaknya pada kepemimpinan anda pada 1 tahun, 3 tahun, dan 5 tahun mendatang jika anda menerapkan metoda kepemimpinan unggulan ini. Anda akan menjadi pemimpin yang unggul, pemimpin yang begitu dirindukan oleh bawahan anda... Caranya? Baca dan terapkan resep-resep dari buku Transformational Leadership: Terobosan Baru Menjadi Pemimpin Unggul. Buku itu setebal hampir 400 halaman yang berisi berbagai strategi praktis untuk menjadi pemimpin unggul. Dari testimoni pembaca buku itu, hampir semua memuji buku itu demikian baik, menginspirasi, dan mendalam. Jangan percaya begitu saja dengan komentar mereka. Anda sendiri bisa membuktikannya... Silakan lihat Pengantar dan Bab 7 dari buku itu Jika anda membutuhkan buku itu, segera hubungi Irma pada no hp: 0856-226-5469 atau (022)7318531 |
(Wakabayashi dan Graen; 1984), di India (Aryee, Tan dan Budhwar; 2002), di Cina (Hui, Law dan Chen; 1999) di Meksiko (Pelled dan Xin; 1997) dalam Vatanen (2003).
Sejauh penulis ketahui, masih belum ada penelitian yang mengkhususkan menggali hubungan atasan – bawahan dengan latar belakang budaya Indonesia. Ini akan sangat menarik karena hal itu merupakan upaya pembuktian lebih lanjut bahwa teori Leader-Member Exchange memang dapat diterapkan dalam berbagai budaya, termasuk di Indonesia.
Tentu saja tidak cukup hanya mengetahui hubungan atasan-bawahan tanpa mengenali lebih jauh faktor / variabel yang berpengaruh terhadap hubungan tersebut, oleh karenanya penulis menggali faktor tersebut dengan berdasar pada teori Leader-Member Exchange.
Selain itu masalah yang dihadapi oleh Pos adalah kurang puasnya karyawan terhadap pekerjaannya. Kepuasan karyawan berdasar literatur sangat berkaitan erat dengan komitmen, oleh karena itu pada penelitian ini penulis mencari keterkaitan hubungan atasan-bawahan, kepuasan kerja dan komitmen.
Karyawan digaji untuk prestasi kerja yang dihasilkannya. Jika prestasi kerja tidak sesuai dengan yang diharapkan, maka organisasi akan mengalami kesulitan. Dalam disertasi ini digali berbagai faktor / variabel yang terkait dengan peringkat prestasi kerja tersebut. Harapannya adalah setelah diketahui faktor-faktor yang memang berpengaruh terhadap peringkat prestasi kerja, maka akan dapat dilakukan berbagai upaya untuk meningkatkan prestasi kerja karyawan.
hal 12
Daftar Isi
hal 13
Judul disertasi: Pengaruh Kemiripan Persepsi, Kemiripan Demografis Atasan-Bawahan, Ketertarikan Atasan pada Bawahan, Kualitas Hubungan Atasan-Bawahan, Kepuasan Kerja, dan Komitmen Karyawan terhadap Peringkat Prestasi Kerja - Program Pascasarjana Universitas Padjadjaran - Bandung 2005
DR. Dwi Suryanto
DR. Dwi Suryanto, Ph.D. adalah penulis buku Transformational Leadership: Terobosan Baru Menjadi Pemimpin Unggul. Ia seorang konsultan, trainer dan motivator yang mampu menghidupkan suasana rapat-rapat kerja menjadi suasana ceria, menginspirasi, dan membawa perubahan pada pesertanya... |
Perhatian: Jika anda ingin memuat artikel-artikel dalam web pemimpin-unggul dalam web, blog, majalah, newsletter milik anda, silakan lakukan, asal bentuknya masih dalam bentuk utuh seperti ini.
