Menjual dengan Kecerdasan Emosi

Anda ingin memperbaiki kinerja penjualan anda? Manfaatkan Kecerdasan Emosi. Mengapa? Karena penjualan adalah hubungan antara pembeli dan penjual. Kata kuncinya adalah pada kecerdasan emosi yang mutlak harus anda miliki jika anda ingin meningkatkan penjualan secara dramatis...Baca artikel selengkapnya

Menjadi Pemimpin Karismatik

Bagaimana Menjadi Pemimpin Karismatik, dengan mudah, praktis, dan cepat... Anda mungkin pernah menemukan pemimpin yang begitu memukau anda. Kalau mereka bicara, kita terpesona oleh kata-kata mereka dan tertarik oleh argumentasi mereka yang kita tidak mampu membantahnya. Baca artikel selengkapnya

Atasan Yang Sangat Menjengkelkan...

Saya sangat membencinya. Walau kebencian itu akhirnya memudar…

Benar-benar menjengkelkan bos saya itu. Ia selalu mengulang-ulang pertanyaan ini. Anda sebagai orang SDM harusnya bisa menyumbang sesuatu pada strategi kita. Coba peran anda ditingkatkan lagi...Jangan hanya ngurusin yang sepele-sepele saja. Setelah itu terus saja ia 'khotbah' dengan berbagai teori yang membosankan. Kadang memuakkan. Baca artikel selengkapnya

Apa hubungan antara Manajemen Qolbu dengan Manajemen?

Oleh: DR. Dwi Suryanto ( www.pemimpin-unggul.com )

Manajemen adalah ‘getting thing through other people.’ Perhatikan kata other people, yang artinya orang lain. Berarti manajemen bisa berjalan jika ada orang lain. Sedangkan manajemen qolbu? Siapa orang lain itu?

Manajemen qolbu dipopulerkan oleh Aa Gym, walau ada buku yang dikarang oleh Ibnu Qayum yang juga berjudul Manajemen Kalbu.

Jika orangnya hanya satu dan itu-itu saja, bisakah dinamakan manajemen? Menurut saya bisa, karena diri kita adalah multiple-selves. Diri kita ini ternyata terdiri dari banyak pribadi.

Contoh, Amir adalah muslim yang taat. Karena taat, pada waktu subuh ia pasti sholat. Saat itu, siapa pun orang yang melihat Amir pasti mengatakan ia seorang muslim yang sholeh. Amir kemudian bekerja di kantor. Sudah menjadi ‘rahasia umum’ kalau di kantor itu sering terjadi korupsi. Di tengah-tengah kerja itu, ia juga ikut korupsi tapi ‘sedikit’. Ia  lakukan itu karena ‘orang-orang atas juga lebih gila lho korupsinya…’ Lihat ada self yang lain, yaitu seorang pejabat yang korupsi ‘kecil-kecilan’

Karena Amir seorang pemegang anggaran, dan ia sering membeli barang-barang yang sifatnya proyek, ia sering diajak makan malam oleh supplier. Setelah makan malam, ia diajak melihat ‘live show’ berupa tarian ‘perempuan cantik tapi miskin’, yang bajunya sangat minim dan kadang terlepas. Jelas ia sangat terhibur. Ketika ia ditawari minuman ‘agak’ keras untuk menghangatkan suasana, ia tidak menolaknya. Di sini ada self yang lain, lelaki yang sedang berhibur…

Ia kemudian pulang larut malam, dan segera saja ia mengambil wudhu dan shalat Isya. Saat itu, ia kembali menjadi muslim yang taat.

Miliki Segera Buku Transformational Leadership!

Bayangkan dampaknya pada kepemimpinan anda pada 1 tahun, 3 tahun, dan 5 tahun mendatang jika anda menerapkan metoda kepemimpinan unggulan ini. Anda akan menjadi pemimpin yang unggul, pemimpin yang begitu dirindukan oleh bawahan anda...

Caranya? Baca dan terapkan resep-resep dari buku Transformational Leadership: Terobosan Baru Menjadi Pemimpin Unggul.

Buku itu setebal hampir 400 halaman yang berisi berbagai strategi praktis untuk menjadi pemimpin unggul. Dari testimoni pembaca buku itu, hampir semua memuji buku itu demikian baik, menginspirasi, dan mendalam. Jangan percaya begitu saja dengan komentar mereka. Anda sendiri bisa membuktikannya...

Silakan lihat Pengantar dan Bab 7 dari buku itu

Jika anda membutuhkan buku itu, segera hubungi Irma pada no hp: 0856-226-5469 atau (022)7318531

Perhatikan, bukankah Amir memiliki pribadi yang berbeda-beda. Karena memiliki pribadi yang berbeda itu, maka ia dinamakan orang yang tidak memiliki integritas.

Jika ia memiliki manajemen qolbu, ia akan kelola dirinya yang macam-macam itu. Ketika ia akan korupsi, ia akan ingat bahwa ia seorang muslim yang tidak boleh korupsi. Ketika di tempat hiburan, ia mungkin memilih hiburan yang hanya menawarkan musik biasa semacam jazz atau pop. Ketika ditawari minuman keras, manajemen qolbu mengingatkan agar ia menjauhi itu karena ia seorang muslim yang taat.

Manajemen qolbu juga mengelola diri yang terlalu besar ‘integritas’nya. Contoh, anda seorang tentara. Sudah menjadi sifat tentara untuk disiplin, keras, dan tertib. Karena anda komandan, perintah anda diikuti dengan penuh kedisiplinan.

Ketika anda di rumah, ‘tanpa terasa’ anda juga keras ketika memperlakukan anak anda. Akibatnya, anak malah melawan. Karena melawan, anda anggap ia sebagai ‘anak buah’ yang membangkang, akibatnya selalu saja terjadi pertentangan yang serius di rumah anda.

Inilah saatnya memainkan manajemen qolbu. Anda pasti berpikir, “Iya ya, diriku yang di kantor adalah tentara yang keras, sementara di rumah, aku adalah seorang ayah yang peduli dan penuh kasih kepada anak-anakku. Okay, akan aku rubah pendekatanku…”

Manajemen qolbu juga mendamaikan dan menyeimbangkan dua ‘orang’ yang ada di dalam diri anda, yaitu ego dan roh. Ego adalah diri kita yang inginnya menang sendiri. Ia tidak mau kalah, ia selalu mendorong untuk mencari harta sebanyak-banyaknya, bahkan ia tidak peduli caranya.

Ia selalu mengajak anda untuk bersedih jika anda bukan nomor satu. Ia selalu mengalihkan pikiran anda untuk memperhatikannya ketika anda mulai berpikir untuk hal-hal yang sifatnya spiritual dan ketuhanan.

Roh adalah bagian diri yang paling tinggi. Bagi roh, kerinduan utama adalah menghadap kepada Sang Pencipta dengan bekal amal yang sebanyak-banyaknya. Ia sering menangis ketika bisikan heningnya kepada kita selalu terkalahkan oleh teriakan ego yang tidak mau kalah.

Ia memandang antara dirinya dan manusia lain serta makhluk hidup lainnya adalah satu, terhubunga oleh energi ketuhanan yang mengalir melalui dirinya dan makhluk lain itu.

Inilah saat yang tepat bagi manajemen qolbu untuk mengendalikan kedua pihak itu agar tidak saling berbenturan. Ia akan berusaha menyadarkan ego untuk tenang sejenak dan mendengar bisikan transcendental dari roh. Ia akan mengajak ego untuk mengarahkan nafsunya yang tidak mau kalah dalam ujud perlombaan amal, banyak-banyakan amal, dan bagus-bagusan amal.

Jika itu bisa dilakukan, maka manajemen qolbu memang sudah menjalankan perannya dengan efektif…

Selamat menerapkan manajemen qolbu.

 

DR. Dwi Suryanto, Ph.D. adalah penulis buku Transformational Leadership: Terobosan Baru Menjadi Pemimpin Unggul. Ia seorang konsultan, trainer dan motivator yang mampu menghidupkan suasana rapat-rapat kerja menjadi suasana ceria, menginspirasi, dan membawa perubahan pada pesertanya...

Politeknik Pos Indonesia
Perhatian: Jika anda ingin memuat artikel-artikel dalam web pemimpin-unggul dalam web, blog, majalah, newsletter milik anda, silakan lakukan, asal bentuknya masih dalam bentuk utuh seperti ini.